Bahasa lain Sekolah Menengah Atas 9. Wasil bin Atha' adalah pendiri faham bermula pada mu'tazilah yang keyakinan bahwa pelaku dosa besar itu bukan mukmin dan juga bukan kafir (Fasik). Keyakinan ini yang membuat dirinya memisahkan diri dari jama'ah karena pendapat ini ditolak oleh gurunya yang bernama.... a. Hasan Al-basri b. Abu Dzar Al-Ghiffari c. Maliki bin anas d. Hasan Al-banna e. Imam Ahmad bin hambal​

9. Wasil bin Atha' adalah pendiri faham bermula pada mu'tazilah yang keyakinan bahwa pelaku dosa besar itu bukan mukmin dan juga bukan kafir (Fasik). Keyakinan ini yang membuat dirinya memisahkan diri dari jama'ah karena pendapat ini ditolak oleh gurunya yang bernama.... a. Hasan Al-basri b. Abu Dzar Al-Ghiffari c. Maliki bin anas d. Hasan Al-banna e. Imam Ahmad bin hambal​

Jawaban:

Aliran Muktazilah (i'tazala anna; "memisahkan diri") muncul di Basra, Irak, pada abad 2 H. Kelahirannya bermula dari tindakan Wasil bin Atha' (700-750 M) berpisah dari gurunya Imam Hasan al-Bashri karena perbedaan pendapat. Hasan al-Bashri berpendapat mukmin yang melakukan dosa besar masih berstatus mukmin. Sementara Wasil bin Atha' berpendapat bahwa muslim yang berdosa besar bukanlah mukmin tapi juga bukan kafir.

Jawaban & Penjelasan :

Aliran Muktazilah (i'tazala anna; "memisahkan diri") muncul di Basra, Irak, pada abad 2 H. Kelahirannya bermula dari tindakan Wasil bin Atha' (700-750 M) berpisah dari gurunya Imam Hasan al-Bashri karena perbedaan pendapat. Hasan al-Bashri berpendapat mukmin yang melakukan dosa besar masih berstatus mukmin. Sementara Wasil bin Atha' berpendapat bahwa muslim yang berdosa besar bukanlah mukmin tapi juga bukan kafir.

Jadi, jawabannya a. Hasan Al-Basri

#semoga_bermanfaat

[answer.2.content]